x

Dadang Hermawan: Syukuran Nelayan Ujung Genteng ke-60 Jadi Momentum Membangun Masa Depan Nelayan

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 19:40 11 Wawan Kusmiran

SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, Dadang Hermawan, menyebut puncak perayaan Syukuran Nelayan Ujung Genteng ke-60 menjadi momentum penting bagi kemajuan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di Ujung Genteng.

Sebagai tuan rumah kegiatan, Dadang Hermawan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Bupati Sukabumi Asep Japar beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dalam rangkaian puncak acara yang digelar pada Minggu (14/6/2026). Pada malam harinya, masyarakat akan disuguhkan pagelaran wayang golek sebagai penutup rangkaian perayaan.

Menurut Dadang, kehadiran para pimpinan daerah menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat nelayan sekaligus membawa harapan besar bagi percepatan pembangunan di kawasan Ujung Genteng.

“Hari ini merupakan momen yang sangat kami tunggu. Kehadiran Bupati Sukabumi beserta Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menjadi sebuah keberkahan bagi masyarakat Ujung Genteng. Kami berharap ke depan Ujung Genteng semakin maju, kesejahteraan nelayan terus meningkat, dan hasil tangkapan ikan semakin melimpah,” ujar Dadang.

Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat nelayan saat ini tengah diperjuangkan agar mendapat perhatian dari pemerintah, termasuk pemerintah pusat.

“Usulan-usulan yang telah disampaikan sedang kami proses. Mudah-mudahan mendapat tanggapan dari pemerintah pusat sehingga apa yang menjadi harapan para nelayan bisa segera terwujud. Kami juga berharap tahun ini rencana pembangunan melalui pengecoran dapat direalisasikan,” katanya.

Lebih lanjut, Dadang menjelaskan bahwa sejak tahun 2024 dirinya terus memperjuangkan pembangunan dan penataan kawasan dermaga Ujung Genteng. Salah satu fokus perjuangannya adalah perbaikan tanggul peninggalan Belanda yang dinilai penting sebagai pelindung dermaga dari hantaman ombak.

“Perbaikan tanggul menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak gelombang dari arah barat. Dengan demikian, sandaran perahu nelayan akan lebih aman saat terjadi gelombang tinggi sehingga aktivitas melaut dapat berjalan dengan lebih nyaman dan aman,” jelasnya.

Mengusung tema “Laut Lestari, Nelayan Berseri”, Syukuran Nelayan Ujung Genteng ke-60 menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil laut sekaligus upaya melestarikan tradisi budaya pesisir yang telah diwariskan selama enam dekade.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan perayaan tersebut, di antaranya tarian tradisional, pencak silat, pameran UMKM, turnamen bola voli, grasstrack pantai, sunatan massal, santunan bagi anak yatim dan lansia, tabligh akbar, prosesi adat larung saji, hingga pagelaran wayang golek sebagai puncak hiburan masyarakat.

Melalui perayaan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat terus terjalin demi mewujudkan Ujung Genteng sebagai kawasan pesisir yang maju, budaya tetap lestari, serta kehidupan nelayan semakin sejahtera.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x