x

UPJA TBAS Cibarengkok Jadi Rujukan Nasional, Dikunjungi Dinas Pertanian Barito Kuala Kalsel

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Jul 2026 14:37 90 yudi andriyani

CIANJUR — Nama Usaha Pelayanan Jasa Alsintan Tani Bangkit Sejahtera atau UPJA TBAS di Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur kini makin diperhitungkan. Kiprahnya dalam melayani petani membuat UPJA ini menjadi salah satu rujukan pengelolaan alsintan di Jawa Barat.

Buktinya, Senin (21/7/2026) UPJA TBAS menerima kunjungan studi lapangan dari Dinas Pertanian dan rombongan UPJA Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

“Kunjungan ini untuk belajar langsung tentang pengelolaan Usaha Pelayanan Alat Mesin Pertanian, mekanisasi pertanian, serta peningkatan pelayanan kepada petani. Sekaligus ajang bertukar informasi dan inovasi untuk mendukung pertanian berkelanjutan,” kata Pembina UPJA TBAS, Asep Taupik Rohman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7).

Menurut Asep, kunjungan dari Kalsel ini juga dihadiri unsur pemerintah daerah Cianjur. Hadir Yogi Tojiri Septiadi, SP dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Cianjur, Firman Setia Permana, SP dari UPTD Pertanian Wilayah Ciranjang, serta Siti Julaeha, S.P, Petugas PPL wilayah Desa Cibarengkok dari BPP Bojongpicung.

Rombongan diajak melihat langsung operasional UPJA TBAS, mulai dari penyewaan alat, layanan perbengkelan, hingga sistem pendampingan kepada kelompok tani. Mereka juga berdiskusi tentang strategi agar UPJA bisa berjalan mandiri dan berdampak langsung ke petani.

Asep menegaskan, UPJA TBAS tidak hanya berfokus pada penyewaan traktor dan combine. Kelembagaan ini juga aktif membantu petani dalam mekanisasi, perbaikan alat, dan memastikan tidak ada keterlambatan tanam karena masalah alsintan.

“UPJA TBAS terus bergerak dengan ragam pelayanan. Harapannya bisa terus menopang suksesnya swasembada pangan, bukan hanya di Cianjur, tapi juga bisa jadi contoh untuk desa-desa lain,” pungkasnya.

Dengan seringnya dikunjungi dari luar daerah, UPJA TBAS kini dikenal sebagai salah satu UPJA yang eksis dan inovatif di Kabupaten Cianjur. Ke depan, Asep berharap pemerintah terus memberikan perhatian agar UPJA di tingkat desa bisa tumbuh menjadi pusat layanan dan inovasi pertanian. (WK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x