x

Ratusan kader Golkar Cianjur deklarasikan dukungan untuk Metty Triantika

waktu baca 3 menit
Selasa, 25 Agu 2026 20:11 63 yudi andriyani

Cianjur — Ratusan kader Partai Golkar Kabupaten Cianjur yang berasal dari unsur pimpinan kecamatan, pimpinan desa, pengurus DPD, Hasta Karya, serta organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar mendeklarasikan dukungan kepada Ir. Hj. Metty Triantika, M.T. untuk memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur masa bakti 2026–2031.

Deklarasi yang berlangsung di Hotel Grand Bydiel Cianjur, Jawa Barat, Selasa (25/8/2026), itu dihadiri sedikitnya 27 dari 32 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cianjur bersama para Ketua Pimpinan Desa (PD), sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, pimpinan Hasta Karya, organisasi kemasyarakatan pendukung, serta unsur organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.

Dalam pernyataan bersama, peserta menyatakan dukungan kepada Metty lahir dari pertimbangan atas kapasitas, pengalaman, integritas, loyalitas, dan rekam jejak pengabdiannya dalam membesarkan partai serta memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Cianjur.

Mereka menilai pengalaman Metty sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cianjur menunjukkan kemampuannya memimpin lembaga, membangun komunikasi politik, dan memperjuangkan kebijakan daerah yang berpihak kepada masyarakat.

Selain dinilai memahami organisasi hingga tingkat akar rumput, Metty juga dipandang memiliki kemampuan mempersatukan seluruh kekuatan partai, membuka ruang regenerasi kader, serta mempersiapkan Golkar Cianjur menghadapi Pemilu 2029.

Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Karangtengah Ade Bunyamin mengaku optimistis dukungan luas dari struktur kecamatan dan desa akan mengantarkan Metty memenangi pemilihan Ketua DPD Golkar Cianjur dalam Musyawarah Daerah (Musda) 2026.

“Kami yakin Ibu Metty menang. Dukungan yang hadir hari ini bukan sekadar angka, melainkan suara perubahan dari kader-kader di tingkat kecamatan dan desa,” katanya.

Ia berharap panitia dan seluruh pihak yang nantinya terlibat dalam penyelenggaraan Musda dapat menjaga proses pemilihan agar berlangsung demokratis, terbuka, dan sesuai dengan aturan organisasi.

“Jangan ada lagi drama, pelanggaran aturan organisasi, ataupun upaya memaksakan kehendak. Saatnya kita melakukan perbaikan dan perubahan. Sudah terlalu lama partai ini dipimpin oleh lingkaran satu keluarga,” katanya.

Menurut Ade, Musda harus menjadi momentum untuk memulihkan demokrasi internal sekaligus memperkuat kembali hubungan antara pengurus kabupaten dan kader di tingkat akar rumput.

Hal senada disampaikan Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Agrabinta Jejen Santika. Ia meminta DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur segera merespons secara terbuka berbagai persoalan yang dirasakan kader serta mendengarkan aspirasi yang berkembang di tingkat kecamatan dan desa.

“DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur harus segera merespons apa yang terjadi pada kader dan aspirasi kader. Golkar Cianjur bukan milik pribadi dan bukan perusahaan. Sudah saatnya berubah,” katanya menegaskan.

Jejen mengatakan kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh elite, tetapi terutama oleh kader yang setiap hari bekerja menjaga kepercayaan masyarakat di desa dan kecamatan.

Karena itu, ia berharap Musda Golkar Cianjur tidak hanya menjadi agenda pergantian ketua, tetapi juga menjadi titik awal pembenahan tata kelola organisasi agar lebih demokratis, inklusif, dan menghargai suara kader.

Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyatakan siap mengawal dan memenangkan Metty Triantika sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 tanpa tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun.

Mereka juga meyakini kepemimpinan Metty dapat membawa Golkar Cianjur menjadi organisasi politik yang lebih solid, modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat, sekaligus memberikan ruang yang adil bagi kader perempuan, generasi muda, organisasi sayap, serta pengurus di tingkat kecamatan dan desa.

Pertemuan akbar itu menjadi salah satu konsolidasi dukungan terbesar menjelang pelaksanaan Musda Partai Golkar Kabupaten Cianjur 2026. Kehadiran 27 PK bersama para pengurus desa dinilai memperlihatkan menguatnya aspirasi perubahan kepemimpinan dari struktur akar rumput partai berlambang pohon beringin tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x