MENU Rabu, 03 Jun 2026
x

Rintihan Perawat Yang Terabaikan Semua Fokus Hanya Tuntutan Pelayanan

waktu baca 2 menit
Rabu, 20 Mei 2026 23:14 10 yudi andriyani

SOROTAN BALEBAT HARI INI

Ada hal yang sangat menarik jika kita amati, dari balik megahnya bangunan bangunan rumah sakit. Bukan saja bertingkat kokoh, tapi sedemikian rupa di desain nyaman dan meyakinkan jadi tempat terakhir ikhtiar berobat.

Dalam kilas balik kerja di rumah sakit, menggambarkan sosok sosok serius yang kerja penuh dengan senyum layananan yang begitu ramah.

Tapi sebenarnya, banyak hal yang tidak sesuai, dan ibarat jadi sebuah jeritan yang dipendam dalam dalam. Salah satunya perawat. Ya.. Perawat yang jadi ujung tombak dalam membantu layanan di rumah sakit.

Jadi Perawat itu tidak mudah. Ada rintihan batin yang nyaris tak terdengar, terkalahkan senyum dan sapaan.

Pengorbanan yang sangat luar biasa. mereka korbankan untuk kepentingan orang banyak. Mereka tampa pamrih selalu berada digaris paling terdepan untuk merawat orang sakit.

Tanpa mereka pikir panjang dengan penularan yang akan terjadi. Perawat selalu menjadi garda terdepan dalam segala arah sampai garda paling depan ketika dicaci maki oleh keluarga pasien

Dan dipandang sebelah mata oleh pemerintah.
Pemerintah menyediakan bangku kuliah untuk perawat dengan harga yang luar biasa pantastisnya setelah keluar dari bangku kuliah mereka bekerja dengan tidak dihargainya jasa mereka oleh pemerintah

“Pemerintah yang membuat Pemerintah juga yang lupa dengan keberadaan kami Perawat,” Ujar salah seorang perawat lirih. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x